Soal Olimpiade Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013 Revisi 2019

Soal Olimpiade Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013 Revisi 2019 – Terdapat beraneka macam cara mudah untuk memahami serta menguasai mata pelajaran Matematika SD yang wajib dipahami oleh anak kita. Konsep dan Materi Matematika SD kelas 1-6 Kurikulum 2013 tidak pernah tidak saling terkait poko bahasan satu dengan lainnya. Artinya setiap konsep saling berkesinambungan. Banyak sekali murid SD masih merasakan kerepotan memahami Matematika SD walaupun sudah banyak tersedia buku kumpulan rumus Matematika, kumpulan materi Matematika SD kelas 1-6 PDF, buku kumpulan rumus Matematika baik mulai jenjang kelas satu sekolah dasar hingga kelas 6 PDF. Siswa-Siswi kelas enam biasanya memerlukan rangkuman rumus Matematika sejak siswa bersekolah di kelas 1. Namun pertanyaannya adalah kenapa banyak sekali kumpulan rumus, baik berbentuk cetak maupun file PDF yang bisa didownload di dunia maya, masih saja banyak sekali siswa SD yang belum tau, apalagi bisa mahir, pelajaran Matematika? Coba kita amati, sebagian besar anak SD merasa kesusahan begitu murid duduk di kelas 3 atau kelas 4. Problem inilah yang akan kita bahas bersama dalam tulisan saya ini.

Hakekatnya materi pembelajaran Matematika itu tidak boleh diamati secara terpisah. Seandainya murid-murid kita memperhatikan teori pelajaran satu dengan pokok bahasan yang lain terpisah, karenanya pelajaran Matematika menjadi susah. Kesalahan pandangan ini menyebabkan murid SD senantiasa merasa kesusahan.

Seringkali pengajar tidak menjelaskan bagaimana keterkaitan materi pelajaran satu dengan pokok bahasan lainnya dalam pelajaran Matematika itu. Sehingga siswa melihatnya sebagai sebuah pembelajaran yang terpisah-pisah. Dikala murid membahas sebuah pokok bahasan ketika ini, maka materi pelajaran sebelumnya telah tak ingat sama sekali. Meski kita tau sangat penting mempelajari Matematika itu secara tidak terputus-putus.

Untuk contoh, murid sudah mempelajari Penjumlahan dan Pengurangan. Namun murid-murid tak bisa memahami apa hubungannya pengendalian konsep Proses Hitung Penjumlahan dan Pengurangan pada saat murid-murid belajar materi Pembagian. Seakan materi Pembagian itu suatu materi yang berdiri sendiri.

Sedangkan, seandainya mau terampil Pembagian, anak semestinya menguasai Penjumlahan dan Pengurangan.

Nah, disinilah peran pengajar serta ayah dan ibu benar-benar diharapkan. Keterlibatan orangtua sebagai wujud kebersamaan antara orang tua dan anak menjadi penting. siswa akan merasa lebih nyaman kalau belajar bareng ayah dan ibunya dibandingi belajar di kelas-kelas sekolah. Sehingga tak salah kalau ada istilah Baiti Jannati – Rumahku adalah Surgaku. Sebab di rumah sendiri wajib bagi anak menjadi lebih piawai sebab gurunya adalah ayah dan bundanya sendiri.

Materi yang dididik dalam Matematika SD itu sangat mendasar dan fundamental. Murid akan bahagia belajar Matematika saat murid-murid masih duduk di jenjang kelas satu atau dua. Perhatikan saat murid kita saat di bangku kelas tiga. Apakah yang Anda rasakan? Apakah murid semakin merasa kesulitan mengerti materinya?

Terdapat 2 hal penting yang mesti diamati oleh guru Matematika serta ayah dan bunda. Lebih-lebih ditekankan terhadap bapak dan ibu, bahwa di bangku kelas 3 SD materi Matematika semakin menumpuk. Dan biasanya murid kita masih suka mengamati pembelajaran Matematika teori yang terpisah satu sama lain. Ada mata rantai yang terputus. Anak sudah lupa materi sebelumnya, ditambah lagi dengan konsep Matematika di kelas tiga SD tambah banyak serta kompleks.

Jikalau Pembelajaran Matematika masih sama dari tahun ke tahun, maka muncullah apa yang disebut Matematika Pelajaran Tak Jelas dan lainnya. Jikalau pemahaman ini dibiarkan terus, jangan heran jika anak kita kian percaya bahwa Matematika itu pelajaran yang ruwet serta membuat dongkol.

Mari kita observasi. Dalam konsep seputar Bilangan saja ada banyak materi yang harus dikontrol oleh murid kita. Amati materi perihal Bilangan ini, amat banyak ya yang seharusnya dikuasai anak kita.

Contohnya adalah pokok bahasan tentang :

Kecepatan dan Satuan Waktu.

Nah kan, banyak ya? Jangan lupa, itu cuma teori perihal Bilangan. Belum pokok bahasan yang lain seperti Persen dan lainnya. Murid wajib bisa menguasai konsep itu semua selama murid bersekolah di sekolah dasar.

Metode belajar materi Matematika itu tidak berdiri sendiri-sendiri, selalu berkaitan antara konsep yang satu dengan lainnya. Terus-menerus. Bukan terpisah-pisah. Seandainya teori itu diperhatikan sebagai materi yang berdiri sendiri-sendiri, karenanya jangan berharap terlalu tinggi selain siswa kita akan semakin kesusahan untuk memahami serta merajai Matematika.

Agar memahami keadaan murid kita yang masih duduk di bangku SD, terutama pada pemahaman pembelajaran Matematika, sebaiknya murid kita dilatih semenjak dini untuk selalu berlatih mengasah logikanya serta berlatih untuk mendapatkan pola Matematika-nya.

Dalam cara pembelajaran Fundamental Matematika, khususnya Matematika SD, kami menerapkan cara Matematika Ajaib untuk mengajarkan TAKUKABA (Tambah Kurang Kali Bagi). Cara Matematika Ajaib ini saya kembangkan semenjak tahun 2001 dan ternyata banyak menolong murid SD terpenting bagi anak yang berada di jenjang kelas 1.

Dengan cara pembelajaran Matematika Ajaib di jenjang kelas 1 inilah siswa-siswi sudah semestinya sering diasah logikanya dan diajari untuk mendapatkan pola yang ada dalam sebuah permasalahan Matematika. Tanpa akal dan mendapatkan polanya, karenanya kian sulit bagi siswa sekolah dasar untuk mengerti dan merajai Matematika di jenjang SD.

Membiasakan menggunakan nalar dan melatih menemukan pola Matematika akan amat menggembirakan bagi murid-murid, terutamanya di kelas 1 SD, dalam memecahkan masalah Matematika. Bahkan melatih akal dan pola ini akan betul-betul bermanfaat dikala murid bersua dengan soal-soal kisah Matematika SD.

Maka dari itu, sebelum mengasah logika dan pola anak SD, saya memberikan pembelajaran dan pelatihan pada mereka perihal cara kerja berhitung Tambah Kurang Kali Bagi yang bernalar dan berpola. Budaya belajar Matematika Ajaib sangat gampang dipelajari siswa SD Kelas Satu. Selain itu siswa di Taman Kanak-Kanak juga sudah bisa ikut belajar dan mengerti.

Tetapi kenapa harus menggunakan sistem Matematika Ajaib? Alasan dan pembahasan lebih mendalam akan kami ulas ditulisan kami selanjutnya ya. Agar Anda semua tak merasa bosan.

Namun, seandainya Anda ingin seketika ingin memahami seperti apa cara Matematika Ajaib ini, silahkan klik link Matematika Ajaib berikut ini. Dan jangan ragu, bila ada materi pembelajaran yang kurang jelas, Anda bisa segera bertanya dan membahasnya melalui WA 0831.6493.3132 di jam kerja.

Selamat berkarya. Jaga siswa-siswi Anda supaya konsisten menyukai dan menguasai Matematika SD.