Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013

169 views

Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013 – Setiap Tahun Ajaran Baru di Sekolah Dasar sangat banyak ditemukan masalah di pendidikan Matematika Basic. Terutama pelajaran Matematika. Matematika Kelas Satu SD yakni pendidikan Matematika yang paling mendasar untuk siswa yang baru masuk Sekolah dasar dari TK. Masalahnya adalah tidak banyak soal, kumpulan soal, buku, materi, bank soal, latihan soal, contoh soal, silabus, materi pelajaran atau pun rangkuman materi untuk pelajaran Matematika Jenjang Satu SD yang mengutamakan nalar murid. Apabila mengacu pada pelajaran, KD (Kompetensi Dasar), dan RPP Matematika kelas satu Sekolah Dasar masih jarang yang mengedepankan ketelitian. Baik untuk materi pejumlahan dan pengurangan, bergambar atau dengan gambar maupun tidak. Penjumlahan dan pengurangan bersusun, membandingkan berat benda di semester 2, nilai tempat, dan semester 2 tema 5 dan tema 6. Belum lagi problem bangun datar, jarang ditemui yang mngedepankan nalar murid dalam Matematika jenjang Satu Sekolah Dasar, baik di Kurikulum 2013 Revisi 2018 atau 2019 (K13), maupun di KTSP dalam format PDF File atau berbentuk buku lainnya. Di Penerbit Erlangga pun susah ditemukan atau bahkan tidak ada ditemukan konsep Matematika jenjang Satu Sekolah Dasar yang mengutamakan nalar. Mendapatkan contoh soalnya saja susah, apalagi menemukan kunci jawaban pelajarannya.

Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013

Hal-Hal yang Perlu Diwaspadai dalam Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013

Dari berbagai problem yang telah disebutkan di atas, hal terutama yang perlu Anda kenal merupakan Soal Matematika Kelas 1 Sd Pdf tak lantas belajar berhitung. Anda wajib memahami bahwa pelajaran Matematika di Kelas Satu SD terdiri dari dua bagian utama yang sepatutnya diamati.

Ke-satu adalah Matematika Non Baku. Dalam Matematika Non Baku ajarkan bagaimana siswa dapat memahami bahwa Matematika tidak sepatutnya selalu menghitung. Memperbandingkan bobot dua benda merupakan termasuk pembelajaran Matematika Kelas 1 SD. Sedangkan murid belum belajar angka, tapi murid akan belajar bawa benda yang satu lebih berat dari benda yang satu lagi.

Demikian juga dengan benda yang kecil dan benda yang besar diperbandingkan, walaupun belum belajar pengevaluasian, siswa akan memahami bahwa ada dua benda yang berbeda ukurannya. Yang satu berukuran kecil dan benda lainnya berukuran besar.

Belum lagi belajar seputar tinggi dan rendah, dalam dan dangkal, atau isi sebuah wadah lebih banyak atau lebih sedikit dari yang lainnya. Banyak sekali hal-hal yang perlu diajarkan di pembelajaran Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013 walaupun siswa belum mempelajari angka.

Belajar Matematika Non Baku ini perlu fokus yang tinggi buat murid sebab mereka belum belajar perihal angka dan bilangan. Membandingi 2 buah atau beberapa benda tanpa mempelajari angka dan bilangan sebelumnya rupanya lebih mudah diperbandingkan apabila mereka mempelajari angka. Ajaklah murid atau murid mempelajari Matematika Non Baku ini hingga benar-benar mengerti dan mengerti maksudnya.

Bila telah mempelajari Matematika Non Baku, barulah masuk ke komponen Matematika Baku. Di Semester Dua lazimnya Matematika Baku ini lebih dominan diperbandingkan Matematika Non Baku. Buku Matematika malahan lebih banyak yang mempelajari Matematika Baku dibandingi Matematika Non Baku. Ini tentu menjadi permasalahan logika murid dikemudian hari kalau siswa atau anak Anda belum selesai mempelajari Matematika Non Baku.

Belajar angka saja tanpa mempelajari Matematika Non Baku, akan menghasilkan siswa atau anak Anda belajar Matematika tanpa pola dan akal. Namun, belajar Matematika Non Baku saja tanpa memahami cara kerja perhitungan di Matematika Baku, akan menjadikan siswa atau anak Anda tak dapat mengitung mengaplikasikan nalarnya selain menghafal saja. Ingat, Matematika merupakan pengerjaan belajar Nalar serta progres meningkatkan skill berhitung.

Jalan Keluar Agar Supaya Anak Anda Mau Belajar Kumpulan Soal Matematika Kelas 1 SD Kurikulum 2013

Tapi seharusnya diingat, memahami Matematika Baku yang berkaitan dengan angka konsisten harus merujuk kepada logika dan akal. Sehingga Matematika Kelas 1 SD dapat menjadi pelajaran yang hidup dan menggembirakan pembelajarnya di level pengajaran berikutnya.

Kurikulum 2013 yang biasa disebut K13 atau Kur13 kurang memberikan peluang terhadap murid di kelas 1 SD untuk membenahi nalar dan logikanya. Tentu hal ini dikarenakan materi atau buku Matematika Kelas 1 Sekolah Dasar belum banyak yang mengarah terhadap akal, selain materi dan teladan soal Matematika Kelas 1 SD cuma mengandalkan agar murid bisa langsung menjawab tanpa semestinya memahami logika atau logika berpikirnya.

Nah, dalam pengajaran Matematika Kelas 1 SD yang aku kembangkan ini belajar angka menjadi lebih mudah dimengerti seandainya kita mengajarkan terhadap murid-murid kelas 1 SD atau kelas Dua SD mengaplikasikan alur yang berlogika.

Seumpama seperti ini. Berapakah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dijumlahkan seluruhnya. Anak yang belum terbiasa memakai nalarnya akan menjalankan proses berhitung dengan sistem menjumlahkan satu per satu 1+2+3+4+5+6+7+8+9+10. Tetapi bagi anak yang sudah terbiasa dilatih nalarnya, ia akan mencari sistem paling gampang untuk menjawabnya. Yakni dengan sistem 1+9+2+8+3+7+4+6+5+10. Sederhananya penjumlahan hal yang demikian menjadi 10+10+10+10+5+10, hasilnya lebih mudah dijawab, bukan?

Di materi Matematika Kelas 1 SD yang saya kembangkan ini anak Anda yang baru masuk di kelas 1 SD diajak untuk mengerti 4 Prinsip Utama, yakni:

  • Teori Jumlah
  • Pasangan Angka Sepuluh
  • Jumlah 11-20
  • dan Lompatan Angka dan Bilangan.

Ke-4 Prinsip Dasar itu dididik sampai murid mengerti. Apabila 4 Prinsip Utama ini telah dipahami dan dimengerti, karenanya berikutnya murid atau siswa dapat menjawab Penjumlahan dan Pengurangan berapa pun besarnya angka yang mereka hadapi.

Jadi, ajarkan siswa di kelas 1 SD dan kelas Dua SD materi Matematika Ajaib yang saya kembangkan ini. Dalam jangka waktu tidak lama insyaa Allah siswa-siswi bisa mengusai teknik berhitung ini. Teknik berhitung di Matematika Ajaib tidak mengandalkan kecepatan, melainkan mengandalkan ketelitian.

Apabila siswa telah teliti dalam melakukan pengerjaan berhitung, maka dengan sendirinya mereka akan cepat melakukan perhitungan jika dilatih terus-menerus. Malahan, murid kelas 1 SD sudah bisa mengerjakan proses hitung Perkalian dan Pembagian jika dilatih terus-menerus memakai metode dan materi Matematika Ajaib ini.

Tunggu apa lagi? Sistem Matematika Ajaib ini disusun untuk mempermudah murid kelas 1 SD atau kelas 2 SD mengerti Matematika Dasar untuk dikembangkan menjadi ketrampilan yang memadai di kelas-kelas atau level pendidikan berikutnya.

Semakin dini Anda mengajarkan nalar berhitung Matematika Ajaib ini kepada anak Anda, karenanya kian siap mental Matematika siswa-siswi dalam menjawab soal. Lupakan sebentar Kurikulum 2013. Baik Kurikulum 2013 Revisi 2018 ataupun 2019. Lupakan sebentar. Ajarkan cara Matematika Ajaib ini dengan fokus tinggi dan istiqomah.

Bagi murid kelas 1 SD, insyaa Allah dalam waktu 1 semester sudah bisa Penjumlahan dan Pengurangan, serta Perkalian dan Pembagian. Untuk anak kelas 2 SD dapat lebih melejit lagi. Perkalian dan Pembagian sudah disajikan di kelas 2 SD. Oleh sebab itu, mempelajari metode gampang dan teliti Perkalian dan Pembagian di kelas 2 SD menjadi lebih bernalar seandainya anak Anda telah ketahui metode atau materi ini sejak kelas 1 SD.

Simak uraian lengkap apa dan bagaimana Matematika Ajaib itu dengan cara tekan link ini.

 

Tags: #Soal Cerita Matematika Kelas 1 Sd Penjumlahan Dan Pengurangan Bersusun