10 Pertanda Memilih Sekolah Dasar Islam Di Malang yang Pantas dengan Kecerdasan Majemuk Siswa-Siswi

10 Pertanda Memilih Sekolah Dasar Islam Di Malang yang Pantas dengan Kecerdasan Majemuk Siswa-Siswi – Memilih sekolah bagi Siswa kita yang beralamat di Malang bukanlah hal yang gampang, apalagi mendapatkan sekolah Islam di Malang. Ada banyak sekolah swasta Islam di Kota Apel ini. Belum lagi institusi pengajaran seperti sekolah SD Islam unggulan, baik level dasar maupun menengah. Memilih sekolah Islam bisa melewati dua kriteria, adalah yang bagus atau yang terbaik di Malang? Sekolah Islam yang baik belum tentu bagus. Sebaliknya, sekolah Islam yang bagus belum tentu baik. Tergantung dari sudut mana kita memandangnya. Sudah mesti sekolah Islam di Malang mempunyai sudut pandang terpadu, agar sekolah bisa mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap mata pelajaran. Dan mempunyai pemikiran global internasional. Baik bagi sekolah Islam asrama Islam maupun bagi sekolah Islam bukan asrama.

SD Islam Khoiru Ummah yakni salah satu sekolah Islam di Malang yang berupaya membumikan Al Quran dan sedang berkembang pesat. Baik dalam perkembangan fisik bangunan gedung sekolah, masjid, perpustakaan, UKS, maupun format sarana lainnya. Dan satu lagi, mengembangkan kurikulum Islamic Math Adventure (Kelas Matematika Qur’an) untuk kelas tiga, 4 dan lima, yaitu kelas membumikan Al Qur’an antara mapel Matematika dan Al Qur’an.

sekolah islam di malang khoiru ummah-belajar matematika terapan9

Foto: Kelas Matematika Berbasis Qur’an – SD Islam Khoiru Ummah, Malang

Tidak kalah bersaing dengan sekolah Islam di Surabaya, misalnya. Malah sekolah Islam terbaik di Surabaya sekalipun. SD Islam Khoiru Ummah mungkin juga dapat sekelas dengan sekolah Islam terbaik di Sidoarjo, sekolah Islam internasional di Surabaya, sekolah Islam terpadu, ataupun wujud sekolah Islam gender.

Memang, banyak penilaian yang harus kita lakukan dalam memilih sekolah Islam di Malang. Kecuali pedoman awam seperti diuraikan di atas, sepatutnya kita juga wajib mengamati 10 soal berikut dalam memilih sekolah Islam terbaik di Malang. Supaya setidaknya kita dapat mempunyai pendapat yang pasti dalam memilih sekolah Islam, lebih-lebih sekolah Islam di Malang.

Inilah sepuluh patokan yang dapat kita jadikan pedoman dalam menyaring sekolah Islam di Malang. Petunjuk ini juga berlaku untuk kota-kota lain, terutamanya di Pulau Jawa, sebagaimana diperkenalkan oleh Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Prof Dr H Arief Rachman, MPd:

  1. Kepemimpinan pondok pesantren yang professional

pondok pesantren yang bagus yaitu sekolah Islam yang gaya kepemimpinannya partisipatif, nyata dan memiliki target. Selain itu madrasah yang bagus merupakan pondok pesantren yang pemimpinnya memiliki keterampilan, kesanggupan dan harapan untuk memajukan sekolah.

Demikian patokan menemukan madrasah. Dan temui ketua lembaganya. Dikala wajah ketua lembaga nampak kencang atau suram, jangan masuk ke madrasah itu. Tetapi sekiranya ia ramah dan bagus dapat jadi opsi kita madrasah tersebut.

  1. Semua warga pondok pesantren memahami dan melakukan visi dan misi madrasah

Sekolah Islam terbaik di Malang yakni pondok pesantren yang mempunyai kesatuan pengetahuan dan arah mengenai visi. Kecuali itu, madrasah baik itu konsisten dalam pembuatan dan proses undang-undang. Di sekolah Islam itu juga ada kebersamaan antara guru, murid dan orang tua murid.

  1. Suasana pelajaran di madrasah wajib menyenangkan.

Ciri madrasah yang bagus secara khusus adanya atmosfir suasana yang mendukung. Serta lingkungan kerja yang menyenangkan.

  1. Kesibukan saling menyokong

Kegiatan pembelajaran di pondok pesantren sangat pelbagai seperti intra dan ekstrakurikuler berjalan secara seimbang dan saling mendorong. Madrasah yang baik itu tak hanya banyak bobot pembelajaran agama Islam saja, melainkan juga berkonsentrasi pada pelajaran, optimalisasi waktu pembelajaran, penekanan pada kepakaran akademik dan keagamaan, dan konsentrasi pada pencapaian prestasi.

  1. Guru memiliki perencanaan pembelajaran dalam ikhtiar membumikan Al Qur’an

Madrasah yang bagus juga bisa dipandang dari kwalitas guru-gurunya. Dimana pendidik mesti terorganisasi dengan bagus, terpola dengan jelas dan mempunyai sasaran yang terang. Kecuali itu, pengajar juga sebaiknya mengkomunikasikan pembelajaran pada murid dan adanya keluwesan yang sesuai dengan kondisi murid.

  1. Program bermanfaat.

Semua program yang bermanfaat mendapatkan penguatan dari Sekolah Islam, ayah dan ibu dan siswa. Di Pondok Pesantren yang bagus wajib ada penegakan disiplin yang adil, transparan dan terang. Adanya umpan balik terhadap perkembangan yang ditempuh.

  1. Monitoring kegiatan.

Pihak Pondok Pesantren juga melakukan monitoring dan evaluasi secara terjadwal dan berpengaruh terhadap pembetulan sekolah. Pondok Pesantren yang baik juga harus menjalankan monitoring kemajuan siswa setiap dikala. Juga patut ada evaluasi kemajuan sekolah secara berkelanjutan.

  1. Hak dan keharusan siswa dipahami dan dilakukan dengan bagus di sekolah

Sekolah Islam yang baik juga semestinya ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Hak dan keharusan siswa dipahami dan dikerjakan dengan baik di sekolah. Sehingga percaya diri siswa muncul. Selain itu, siswa diberi peran dan tanggung jawab, juga diberikan kans untuk membatasi peran dan tanggung jawab mereka sendiri

  1. Kemitraan antara Pondok Pesantren dengan rumah tangga atau bapak dan ibu

Madrasah yang bagus juga patut melibatkan orang tua. Pelibatan ayah dan ibu dalam program-program siswa di sekolah dan pelibatan orang tua dalam program-program murid di rumah.

  1. Munculnya kreativitas dalam organisasi Pondok Pesantren untuk pengembangan pengajaran.

Seluruh stakeholders Pondok Pesantren (guru, kepala sekolah, siswa, pegawai sekolah dan orangtua) merasa berpartisipasi dalam perluasan diri demi kemajuan bersama.

Untuk mengetahui lebih rinci mengenai Sekolah Islam Di Malang sebagaimana SD Islam Khoiru Ummah, silahkan melayari halaman situs kami dengan klik URL berikut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*